Perbandingan Panel Lantai dengan Dak Keraton

Pemasangan dak atau plat lantai dalam meningkat rumah bisa dilakukan dengan lebih dari satu cara. Semenjak penggunaan dak konvensional mulai ditinggalkan, orang-orang beralih kepada panel lantai dan dak keraton. Adapun kedua cara tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Kelebihan Panel Beton AAC

Panel yang terbuat dari beton ringan atau AAC ini memiliki beberapa keunggulan jika dibandingkan dengan beberapa macam proses dak yang lain. Pertama yaitu karena massanya yang paling ringan (lebih ringan jika dibandingkan dak keraton) sehingga tidak terlalu membebani penyangga di bawahnya. Selain ringan, panel beton juga memiliki struktur yang kuat karena ia dapat menahan beban hingga 405 kg/m2.

Panel beton aerasi (AAC) mampu bertahan dalam kebakaran hingga lebih dari tiga jam. Bahan beton ini juga mampu meningkatkan efisiensi suhu sehingga mampu menghemat energi karena mampu mengurangi pemanasan dan pendinginan terhadap bangunan.

Dalam proses pengerjaan bangunan, panel lantai tergolong yang paling mudah karena tidak adanya pembuatan bekisting dalam proses dak. Hal ini disebabkan karena panel berupa beton matang yang sudah memiliki batang besi di dalamnya sehingga proses pengecoran tidak perlu dilakukan. Dimensinya akurat hingga 2 mm serta bisa dipotong dengan mudah.

Kekurangan Panel Beton AAC

Panel beton membutuhkan proses fabrikasi yang cukup lama, jadi pastikan untuk memesan panel beton jauh-jauh hari sebelum mulai membangun karena dengan begitu Anda akan pengerjaan bangunan Anda jauh lebih efisien. Panel beton juga tidak cocok untuk model bangunan yang melengkung karena bentukan panelnya yang lurus dan datar.

Kelebihan Dak Keraton

Dak Keraton atau keramik komposit merupakan alternatif lain dalam ngedak. Material pembentuknya adalah keramik dimana ia memiliki kelebihan dapat meredam suara dan suhu yang panas. Dak keraton ini massanya lebih ringan jika dibandingkan dengan dak konvensional.

Sama seperti panel aerasi, pengerjaan dak keraton tidak melewati proses bekisting atau pembuatan penyangga dikarenakan pengerjaannya yang hanya tinggal dirangkaikan di atas bangunan.

Kekurangan Dak Keraton

Dak jenis ini lebih berat daripada panel beton ringan, hal ini akan menyebabkan peningkatan beban yang harus ditahan tiang penyangga. Lapisan beton yang tipis pada dak ini juga menyebabkan ia terlalu lentur sehingga diragukan dapat menahan beban yang terpusat. Harga dak keraton juga jauh lebih mahal daripada panel lantai.

You may also like